Dibalik Angka Desil 6 Ada warga Susah Yang Ber Ujung Bayar Kontrakan


Lampung Utara/Lampung, SuaraberitaNEW.my.id -Masih Ngontrak Dan Hidup Susah ,Warga 
Carut-marut penataan data kemiskinan (Desil) kembali memicu kekecewaan mendalam di kalangan masyarakat bawah. Di Kabupaten Lampung Utara, seorang warga yang hidup serba kekurangan dan masih mengontrak rumah justru masuk ke dalam kategori warga mampu atau Desil 6. Kondisi ini membuatnya tercoret dari daftar penerima bantuan sosial (bansos) dan layanan kesehatan gratis.

Kekecewaan ini salah satunya diungkapkan oleh warga Desa Madukoro, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara. Kepada awak media Infonasional News pada Jumat (04/09/2026), narasumber yang enggan disebutkan namanya ini meluapkan keheranannya atas sistem pendataan pemerintah.

"Saya heran dan betul-betul total bingung. Saya ini orang susah, rumah saja masih mengontrak bersama anak dan istri. Kok bisa-bisanya saya dimasukkan dalam kategori orang mampu di Desil 6," ujarnya dengan nada kecewa.

Ia melanjutkan, akibat masuk dalam kategori Desil 6, keluarganya sama sekali tidak pernah menyentuh bantuan pemerintah, baik berupa beras, minyak, maupun sembako lainnya. Yang paling memukul hatinya adalah ketika sang anak jatuh sakit.

"Alhamdulillah, mungkin Pemerintah Desa atau pemerintah pusat menganggap saya orang mampu. Jangankan bantuan beras atau minyak seperti orang-orang, anak saya sakit saja kemarin harus bayar sendiri karena BPJS Kesehatan saya dinonaktifkan.
 Penghasilan saya tidak tentu karena hanya buruh harian lepas," ketusnya.

Ia pun mempertanyakan validitas sistem pendataan ini, apakah kekeliruan berasal dari pemerintah pusat atau mutlak kelalaian dari tingkat desa.

"Apakah ini dari pusat atau dari desa? Kalau dari pusat diturunkan ke desa, kemungkinan bisa salah. Tapi ini kan alurnya dari desa diusulkan ke pusat. Apakah ini mutlak kesalahan desa?" tanyanya retoris.

Melalui media, ia menyampaikan harapan besar agar Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lampung Utara dan Pemerintah Desa Madukoro segera turun ke lapangan untuk meninjau ulang data tersebut secara objektif.

"Saya berharap kepada dinas terkait, khususnya Dinsos Lampung Utara dan Pemerintah Desa Madukoro, agar bisa melihat kondisi warga dengan benar. Pesan saya sama seluruh Kepala Desa,di Lampung utara, tolong lihat warganya yang benar-benar membutuhkan," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berusaha mengonfirmasi pihak Pemerintah Desa Madukoro maupun Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara terkait mekanisme verifikasi dan validasi data Desil yang dikeluhkan warga tersebut.SUNO HM

Posting Komentar

0 Komentar