Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Banyak Proyek di Kabupaten Sukamara di Duga Bermasalah Akibat Adanya Dugaan Dikoordinir Pejabat Tinggi Daerah

30/12/25 | 10:27 WIB

SUKAMARA/KALTENG, SUARABERITANEWS. ONLINE

Diduga akibat pekerjaan sudah terkoordinir dengan baik oleh oknum pejabat tinggi daerah, banyak proyek yang menggunakan anggaran negara terkesan tidak selesai sesuai kontrak dan bahkan ada yang mangkrak di kabupaten Sukamara,selasa(30/12/2025). 

Dari pemberitaan edisi kemaren yang mengatakan dana negara milyaran menguap, proyek sungai Baru di Sukamara di duga tidak selesai sesuai kontrak sudah menjadi sorotan publik. 

Pekerjaan ini adalah salah satu proyek yang di duga bermasalah namun setelah awak media ini turun ke lapangan ternyata bukan hanya satu saja proyek yang mengalami keterlambatan dalam pekerjaan, proyek lanjutan pasar di kabupaten Sukamara  juga mengalami keterlambatan. 

Hal ini membuktikan bahwa diduga akibat terkoordinirnya proyek yang dilakukan oleh oknum pejabat tinggi daerah, banyak pekerjaan yang mengalami kegagalan dalam melaksanakan pekerjaan. 

Salah seorang warga kabupaten Sukamara yang tidak mau menyebutkan namanya menyampaikan kepada awak media ini, "memang miris pekerjaan di Sukamara ini, anggarannya cukup fantastis sehingga milyaran tetapi pekerjaan nya di duga banyak yang tidak beres" ujarnya. 

Padahal anggaran ini di peroleh dari hasil pajak masyarakat dan di peruntukkan untuk masyarakat tetapi kalau anggaran ini hanya untuk menguntungkan pihak yang berkepentingan maka kami dari masyarakat khususnya kabupaten Sukamara meminta kepada pihak yang menangani masalah korupsi uang negara untuk segera turun mengaudit semua pekerjaan yang ada di kabupaten Sukamara ini, tambah warga tersebut. 

Bagaimana Sukamara ini mau maju kalau proyek-proyek pembangunan untuk kepentingan masyarakat nya diduga banyak mengalami masalah dan di duga untuk mengeruk keuntungan pribadi saja. 

Dalam papan kontrak terkait pekerjaan lanjutan pasar Saik ( sayur dan Ikan) yang berada di jl.M.Nazir, kelurahan Padang, kecamatan Sukamara, kabupaten Sukamara tidak di cantumkan tanggal, bulan awal dan berakhirnya pekerjaan, inipun salah satu merupakan pembohongan publik yang seharusnya di cantumkan agar publik bisa mengetahui. 

Yang lebih miris lagi, pekerjaan di laksanakan secara lelang,sebelum pelaksanaan lelang pun sudah ada pemiliknya sehingga dugaan sudah terkoordinir yang diduga di lakukan oleh oknum pejabat tinggi daerah seakan mendekati dari kebenaran dan baru- baru ada juga informasi yang masuk ke awak media ini yang mengatakan, salah seorang oknum kontraktor dengan lantang mengatakan, "ini proyek anak si Ano, jangan coba- coba di ganggu".

Dari kronologis yang ada, apakah Sukamara ini akan bisa berkembang dan maju ke depannya apabila kelakuan pejabat tinggi nya seperti itu dan di duga hanya memikirkan bagaimana caranya uang negara bisa menggembung ke rekening pribadinya. 

Dan ini merupakan suatu tantangan bagi instansi atau institusi terkait untuk segera turun melakukan audit menyeluruh ke kabupaten Sukamara terutama pihak dari KPK ( Komisi Pemberantasan Korupsi), BPK pusat, provinsi maupun daerah, Kejaksaan Tinggi Kalteng dan Kejaksaan Agung agar dugaan banyaknya  permasalahan proyek yang menggunakan anggaran negara benar-benar terkuak ke permukaan serta menjadikan pelajaran bagi daerah lain untuk tidak main- main dalam menggunakan anggaran negara. 

Dan kami dari awak media inipun tidak akan berhenti sampai disini dalam mencari fakta di lapangan untuk di publikasikan ke permukaan sampai ada yang di tetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi terutama yang menggunakan anggaran dari negara. (Andri)
×
Berita Terbaru Update